Sabtu siang (7/9) waktu Makasssar temperatur suhu di sirkuit trans studio menunjukkan angka 35 derajat Celcius. Cukup panas, dan suasana persaingan QTT Yamaha Cup Race seri ke-4 ikut memanas. Terbukti, hasil catatan pole position di QTT YCR 1( bebek Tune Up 125cc Sedeed) diraih Herman Bass dengan catatan waktu 43.492 detik dimana Andi Mapanyukki menguntit dengan selisih hanya 2 detik.
Saat jeda balap kami berkunjung ke paddock tim Yamaha Kaboci YPRT AST NHK FDR. Kami ingin tahu apa rahasia motor Herman sehingga begitu cepat melahap trek sepanjang 1,2 KM dengan 9 tikungan (5 ke kiri, 4 ke kanan). Kami kemudian berhasil mengorek Informasi dari Iswan sang asisten mekanik. Menurut Iswan, karakter motor yang diminta Herman untuk perform di sirkuit Trans Studio Makassar adalah motor yang galak putaran mesinnya di tengah dan di bawah. Hal ini agar memudahkan sang pebalap lebih cepat saat masuk dan keluar tikungan
Masih seputar mesin, beberapa mekanik termasuk tim Yamaha Kaboci YPRT AST NHK FDR harus memutar otak untuk mencari kompresi yang pas untuk mendapat settingan terbaik. Sebabnya, mereka terbiasa memakai Avgas untuk Motoprix, sementara di Yamaha Cup Race semua motor harus memakai bahan bakar Pertamax Plus yang nilai oktan nya lebih rendah dari Avgas. Untuk motor Herman sendiri, Iswan menurunkan kompresi yang sebelumnya 15:1 saat memakai avgas menjadi 12:1 saat beralih ke Pertamax Plus. Hal itu dilakukan agar mesin tidak jebol dan tetap mendapat power maksimal.
Satu lagi yang diungkap dari Iswan, apa resep Herman Bass begitu dominan. Iswan mengatakan, setting peredam kejut tunggangan Herman Bass yang ditangani olehi Tristex dari Yogyakarta. “Kalau kami harus seting sendiri, kami masih cukup kesulitan. karena kondisi permukaan aspal sirkuit trans studio di beberapa sudut tidak rata”, ujar Iswan seraya menunjukkan bagian sirkuit mana saja yang dianggapnya butuh perhatian ekstra untuk tunggangan Herman Bass.
Walhasil, setelah mencatatakan waktu terbaik saat QTT, Herman Bass mampu finish terbaik di YCR 2 dan runner up di YCR 1, sekaligus menasbihkan dirinya menjadi juara umum kelas sedeed dan mendapatkan hadiah satu unit Yamaha Jupiter Z1
Sumber: yamaharacingindonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar